Presiden Prabowo: Pendidikan Adalah Investasi Masa Depan Bangsa
20/10/2025 : 10.00 WIB
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna yang membahas capaian pemerintahan sekaligus rencana pengembangan pendidikan nasional. Presiden menekankan bahwa kemajuan suatu negara sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya.
Dalam arahannya, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah terus menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan nasional. Kebijakan pendidikan dirancang tidak hanya untuk menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global di masa depan. Pendidikan dinilai sebagai fondasi utama dalam membangun bangsa yang kuat, mandiri, dan berdaya saing.
Presiden Prabowo mengungkapkan sejumlah capaian di bidang pendidikan yang telah diraih pemerintah. Di antaranya adalah peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, perbaikan sarana dan prasarana sekolah, serta penguatan program bantuan pendidikan. Capaian tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas kesempatan belajar bagi seluruh rakyat Indonesia.
Selain capaian, Presiden juga memaparkan rencana pengembangan pendidikan nasional ke depan. Pemerintah berencana melanjutkan reformasi sistem pendidikan melalui peningkatan kualitas pembelajaran dan penguatan kurikulum. Fokus utama diarahkan pada pembentukan karakter, penguasaan ilmu pengetahuan, serta keterampilan abad ke-21 yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Presiden turut menyoroti pentingnya peran guru sebagai ujung tombak pendidikan. Menurutnya, kesejahteraan dan kompetensi guru harus terus ditingkatkan agar mampu menjalankan tugas secara optimal. Pemerintah berkomitmen memberikan dukungan melalui peningkatan kesejahteraan, pelatihan, dan pengembangan profesionalisme guru di seluruh Indonesia.
Dalam Sidang Kabinet Paripurna tersebut, Presiden juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pendidikan. Transformasi digital dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi pembelajaran. Namun demikian, Presiden mengingatkan bahwa teknologi harus dimanfaatkan secara bijak dan tetap berorientasi pada nilai-nilai pendidikan.
Presiden Prabowo mengajak seluruh jajaran kabinet dan pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam membangun pendidikan nasional. Kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat dinilai sangat penting untuk memastikan keberhasilan kebijakan pendidikan. Pendidikan disebut sebagai tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
Selain itu, Presiden menegaskan bahwa pemerataan pendidikan harus menjadi perhatian utama. Pemerintah berkomitmen mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah, terutama di daerah terpencil, terdepan, dan terluar. Dengan pemerataan pendidikan, diharapkan setiap anak bangsa memiliki peluang yang sama untuk berkembang.
Secara keseluruhan, pernyataan Presiden Prabowo pada 20 Oktober 2025 menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi strategis bagi masa depan Indonesia. Dengan capaian yang telah diraih dan rencana pengembangan yang berkelanjutan, pemerintah optimistis pendidikan nasional akan menjadi pilar utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera.
Ahmad Syaifullah berkontribusi dalam penulisan artikel ini.