Guru dan Siswa Rasakan Dampak Digitalisasi Pembelajaran di Sekolah
19/11/2025 : 10.00 WIB
Banyak sekolah di berbagai daerah melaporkan perubahan signifikan dalam proses pembelajaran sebagai dampak dari digitalisasi pendidikan. Penerapan teknologi seperti panel interaktif dan sumber belajar digital mulai dirasakan secara nyata oleh guru dan siswa. Digitalisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran di sekolah.
Guru merasakan bahwa penggunaan panel interaktif di ruang kelas membuat penyampaian materi menjadi lebih menarik dan mudah dipahami. Materi pembelajaran dapat disajikan dalam bentuk visual, video, dan simulasi yang interaktif. Hal ini membantu guru menjelaskan konsep-konsep yang kompleks dengan cara yang lebih sederhana dan kontekstual.
Bagi siswa, pembelajaran berbasis digital memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif dan menyenangkan. Siswa tidak lagi hanya mendengarkan penjelasan guru, tetapi juga terlibat langsung melalui diskusi interaktif, kuis digital, dan eksplorasi materi secara mandiri. Kondisi ini mendorong meningkatnya partisipasi dan motivasi belajar siswa di kelas.
Sumber belajar digital juga memberikan kemudahan akses informasi bagi siswa. Melalui perangkat digital, siswa dapat mengakses bahan ajar, modul, dan referensi pembelajaran kapan saja dan di mana saja. Fleksibilitas ini membantu siswa mengulang materi sesuai kebutuhan dan kecepatan belajar masing-masing.
Namun demikian, digitalisasi pembelajaran juga menghadirkan tantangan tersendiri. Sebagian guru masih membutuhkan pendampingan untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Selain itu, kesiapan infrastruktur dan ketersediaan jaringan internet yang merata masih menjadi perhatian di sejumlah daerah.
Pemerintah dan pihak sekolah terus berupaya mengatasi tantangan tersebut melalui pelatihan guru dan peningkatan sarana pendukung. Program peningkatan kompetensi digital bagi pendidik terus digalakkan agar guru mampu memanfaatkan teknologi secara efektif dan kreatif. Pendampingan ini diharapkan dapat mempercepat adaptasi terhadap sistem pembelajaran digital.
Digitalisasi pembelajaran juga dinilai mampu mendorong perubahan budaya belajar di sekolah. Proses pembelajaran menjadi lebih kolaboratif dan berpusat pada siswa. Guru berperan sebagai fasilitator, sementara siswa didorong untuk lebih mandiri dan kritis dalam memahami materi pembelajaran.
Secara keseluruhan, dampak digitalisasi pembelajaran yang dirasakan guru dan siswa pada 19 November 2025 menunjukkan arah positif transformasi pendidikan. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat dan dukungan berkelanjutan, digitalisasi diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran dan menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Irawati Meitia berkontribusi dalam penulisan artikel ini.